Sabtu, 07 Mei 2011

Tentang Kitab Tobit Atau Tobias

Adalah sebuah kitab Deutero-Kanonik, yang ditulis sekitar tahun 200 Sebelum masehi. (Barangkali dalam bahasa Aram) dan beredar dalam berbagai susunan. Tobias adalah seorang keturunan Naftali yang setia pada hukum dan dibuang ke Niniwe pada zaman pemerintahan Salmanazar V (726-722). Ia bisa menanjak menjadi orang terpandang di situ dan menjadi kaya. Oleh karena ia mengubur orang-orang Yahudi yang dibunuh oleh Sanherib (705-681), maka ia harus mengungsi. Tetapi lalu pulang kembali dari pengungsian pada zaman Asarhadon (681-668). Ia menjadi buta dan berharap minta mati kepada Tuhan ( Tobias 1-3:6). Pada saat yang sama Sara di Ekbatana, puteri kemenakannya Raguel, juga minta mati kepada Tuhan, sebab orang menuduhnya menjadi penyebab kematian ketujuh orang suaminya. Mereka sebenarnya telah dibunuh oleh suatu roh jahat. Allah memutuskan untuk mengirim malaikat Rafael agar menolong Tobias dan Sara ( Tobias 3:7-17). Putera Tobias juga diberi nama Tobias. Ia pergi dengan ditemani Rafael ke Ekbatana. Di sungai Tigris ia menangkap seekor ikan besar. Atas nasihat Rafael, jantung dan hati ikan dipakainya untuk mengenyahkan roh jahat dan Tobias mengawini Sara. Ia pulang kembali ke Niniwe dan menyembuhkan kebutaan ayahnya dengan empedu ikan ( Tobias 4:1-14:15).

Jenis sastra kitab. "Novel" yang penuh seni ini menegangkan. Mendekati hidup sehari-hari dan ditulis dengan perasaan kejiwaan yang mendalam. Tulisan itu kaya akan Parenese, doa-doa, pujian-pujian, sebaliknya juga kaya akan motif-motif dongeng (malam perkawinan), legenda dan folklore. Soal kepercayaan terhadap roh jahat dan ajaran tentang malaikat diabdikan pada ide penulis. Tema utama adalah penyelenggaraan Allah atas orang-orang saleh. Barang siapa memenuhi hukum, berdoa dan melakukan kasih terhadap sesama, ia dikasihi oleh Tuhan. Penderitaannya adalah sebuah percobaan. Sampai detik ini masih belum bisa dipastikan, apakah kitab itu berdasar pada peristiwa-peristiwa sejarah.

Tobit 14

Tob 14:2 Adapun Tobit meninggal dengan tentram waktu berumur seratus dua belas tahun. Ia dikuburkan di Niniwe sebagaimana mestinya. Waktu matanya menjadi rusak ia berumur enam puluh dua tahun dan setelah dapat melihat kembali ia hidup sejahtera dan melakukan kebajikan. Iapun terus memuji Allah dan memuliakan kebesaranNya.

Tob 14:3 Ketika tiba ajalnya dipanggilnya anaknya Tobia dan disuruhnya: "Nak, ambillah semua anakmu

Tob 14:4 dan pergilah ke negeri Media. Sebab aku yakin akan firman Allah mengenai kota Niniwe, sebagaimana yang telah diucapkan nabi Nahum. Semua akan terjadi, semua akan mendatangi bangsa Asyur dan kota Niniwe. Segala sesuatunya yang telah diucapkan oleh para nabi Israel yang diutus oleh Allah akan terjadi semua. Tiada sedikitpun dari ucapan itu yang tidak akan samapi; semua akan terjadi pada waktunya. Tetapi di negeri Media orang akan lebih aman dari pada di negeri Asyur dan Babel. Aku tahu dan yakin benar bahwa semua yang telah difirmankan Allah akan terlaksana dan terjadi juga. Tiada satupun dari firmanNya yang akan gagal. Adapun saudara-saudara kita yang masih tinggal di tanah Israel akan dicerai-beraikan dan diangkut tertawan dari tanah yang baik itu. Seluruh tanah Israel serta Samaria dan Yerusalem akan menjadi gurun belaka dan Bait Allah akan tinggal roboh dan hangus hingga waktu tertentu.

Tob 14:5 Kemudian mereka akan dikasihani oleh Allah dan dikembalikan ke tanah Israel. Maka Bait Allah akan mereka bangun, meski pun tidak seperti yang dahulu, hingga tiba saatnya zaman dunia mencapai kegenapannya. Lalu mereka semua akan pulang dari pembuangannya dan Yerusalem akan dibangunkannya dengan mulianya. Bait Allahpun akan dibangun di dalamnya, sebagaimana yang telah dikatakan para nabi tentangnya.

Tob 14:6 Semua bangsa di seluruh bumi akan bertobat dan benar-benar menakuti Tuhan Allah. Semua akan meninggalkan berhala mereka yang membuat mereka kembara dalam kesesatan. Dengan tulus hati mereka akan memuji Allah yang kekal.

Tob 14:7 Semua orang Israel yang selamat pada masa itu dan yang ingat kepada Allah dengan tulus ikhlas akan berkumpul dan datang ke Yerusalem. Merekapun lalu akan mendiami tanah Abraham untuk selama-lamanya dan dengan aman sentosa. Negeri itu akan dianugerahkan kepada mereka. Allah akan mereka kasihi dengan tulus ikhlas dan mereka bergembira. Tetapi mereka yang berbuat dosa dan lalim akan lenyap dari muka bumi.

Tob 14:8 Oleh sebab itu, hai anak-anakku, aku memerintahkan kepadamu: hendaklah mengabdi kepada Allah dengan tulus ikhlas serta melakukan apa yang berkenan kepada-Nya. Wajibkanlah segala anakmu, supaya berbuat adil lagi melakukan kebajikan; supaya ingat kepada Allah dan selalu memuji nama-Nya dengan tulus ikhlas dan sekuat tenaga.

Tob 14:9 Oleh sebab itu, nak, pergilah dari kota Niniwe dan jangan tinggal di sini. Pada hari ibumu kaukuburkan di sampingku jangan bermalam lagi di wilayah kota ini. Sebab kulihat bahwa ada banyak kelaliman di negeri ini dan banyak tipu daya dilakukan di sini. Dan mereka tidak malu-malu sama sekali.

Tob 14:10 Nak, ingatlah kepada apa yang telah diperbuat Nadab kepada bapa pengasuhnya, yaitu Ahikar. Bukankah Ahikar hidup-hidup diturunkan ke bagian bawah bumi? Tetapi Allah telah membalas kelaliman Nadab ke atas kepalanya sendiri. Ahikar keluar menuju cahaya, sedangkan Nadab turun ke kegelapan kekal, oleh karena ia telah berusaha membunuh Ahikar. Karena melakukan kebajikan maka Ahikar luput dari jerat maut yang dipasang baginya oleh Nadab. Sedangkan Nadab jatuh ke dalam jerat maut yang juga membinasakannya.

Tob 14:11 Makanya, anak-anakku, camkanlah apa yang dihasilkan oleh sedekah dan apa yang dihasilkan oleh kelaliman. Memang kelaliman membunuh. Tetapi aku kehabisan tenaga!" Maka Tobit berbaring di tempat tidurnya lalu meninggal. Ia dikuburkan dengan layak.

Tob 14:12 Setelah ibu Tobia meninggal maka dikuburkannya di samping ayahnya. Kemudian Tobia serta isterinya pergi ke negeri Media dan menetap di kota Ekbatana pada Raguel, mertuanya.

Tob 14:13 Masa tua Raguel serta isterinya dipelihara oleh Tobia sebagaimana mestinya lalu dikuburkannya mereka di kota Ekbatana di negeri Media. Tobiapun mewarisi baik harta milik Raguel maupun harta milik ayahnya sendiri.

Tob 14:14 Tobia sendiri meninggal sebagai orang terhormat dalam umur seratus tujuh belas tahun di kota Ekbatana di negeri Media.

Tob 14:15 Tetapi sebelum meninggal masih didengarnya tentang kebinasaan kota Niniwe dan melihat penduduknya ditawan dan dibuang ke negeri Media, yakni orang-orang yang diangkut tertawan oleh Siaksares, raja Media. Maka Tobia memuji Allah karena segala sesuatunya yang telah dilakukan-Nya kepada orang Niniwe dan Asyur. Sebelum meninggal Tobia masih bergembira oleh karena nasib kota Niniwe dan memuji Tuhan Allah untuk selama-lamanya.

Tobit 13

Tob 13:1 Tobit mengarang doa ini untuk menyatakan sukacitanya:

Tob 13:2 "Terpujilah Allah yang hidup selama-lamanya, dan kerajaanNya tetap untuk sekalian abad. Memang Ia menyiksa tapi juga mengasihani, Ia menurunkan ke dalam dunia orang mati, tetapi menaikkan dari padanya juga; tiada seorangpun luput dari tanganNya.

Tob 13:3 Muliakanlah Dia, hai orang Israel, di hadapan sekalian bangsa, sebab kita dicerai-beraikanNya di antara mereka.

Tob 13:4 Wartakanlah kebesaranNya di sana, agungkanlah Dia di hadapan segala yang hidup. Sebab Dialah Tuhan kita dan Allah, Ia dalah Bapa kita untuk selama-lamanya.

Tob 13:5 Oleh karena kejahatan kita maka kita disiksaNya, tetapi kita dikasihaniNya lagi dan dikumpulkanNya dari antara sekalian bangsa, di mana kamu terserak-serak.

Tob 13:6 Jika dengan segenap hati kamu berbalik kepadaNya, dan dengan segenap jiwa berlaku benar dihadapanNya, niscaya Iapun berbalik kepada kamu, dan tidak disembunyikanNya wajahNya terhadap kamu.

Tob 13:7 Maka pandanglah apa yang akan dikerjakanNya bagi kamu, muliakanlah Dia dengan segenap mulut. Pujilah Tuhan yang adil dan agungkanlah Raja kekal.

Tob 13:8 Aku memuliakan Dia di tanah pembuanganku, dan kunyatakan kekuasaan serta kebesaranNya kepada kaum berdosa. Bertobalah, hai orang-orang yang berdosa, dan lakukanlah apa yang benar di hadapanNya. Siapa tahu kalau-kalau Ia berkenan kepadamu dan menjalankan belas kasihan kepada kamu.

Tob 13:9 Aku hendak mengagungkan Allahku dan Raja Sorgawi dan hatiku hendak bersorak karena kebesaranNya.

Tob 13:10 Dan hendaklah sekalian orang di Yerusalem menyebut serta memuliakanNya.

Tob 13:11 Muliakanlah Tuhan selayaknya dan pujilah Raja kekal, supaya bagimu Kemah-Nya dibangun kembali dengan gembira.

Tob 13:12 Maka Allah menggembirakan kaum buangan di dalam dirimu, dan yang payah di dalam dirimu akan dikasihi-Nya turun-temurun sepanjang sekalian abad.

Tob 13:13 Dari jauh banyak bangsa akan datang ke hadapan nama Tuhan Allah dengan membawa persembahan di tangan, yaitu upeti untuk Raja sorgawi; turun-temurun sorak-sorainya dilambungkan kepadamu.

Tob 13:14 Para pembencimu terkutuklah hendaknya, tetapi mereka yang mengasihi engkau akan diberkati selama-lamanya.

Tob 13:15 Bersukacitalah dan bersorak-sorailah karena anak-anak orang yang benar, sebab mereka akan dikumpulkan dan akan memuji Tuhan orang benar. Berbahagialah orang-orang yang mengasihi engkau, mereka yang bersukacita karena damai sejahteramu.

Tob 13:16 Berbahagialah orang yang berdukacita karena siksaanmu, sebab mereka nanti bergembira karena engkau apabila mereka mengagumi segenap kemuliaanmu; maka bersukacitalah mereka selama-lamanya. Hai jiwaku, pujilah Allah, Raja agung.

Tob 13:17 Sebab Yerusalem akan dibangun dengan nilakandi dan zamrud, tembok-temboknya dengan permata, menara-menaranya serta benteng-bentengnya dari mas murni; lapangan-lapangan Yerusalem akan diturap dengan arzak, manikam kumala dan permata dari Ofir.

Tob 13:18 Maka semua jalannya akan berseru: Haleluya. Bernyanyilah mereka semua dengan berkata: Terpujilah Allah yang meninggikan engkau untuk selama-lamanya."

Tobit 12

Tob 12:1 Setelah perayaan nikah itu selesai maka Tobit memanggil anaknya Tobia. Berkatalah ia kepadanya: "Nak, ingatlah memberikan upahnya kepada orang yang telah menyertai engkau. Dan ingatlah menambah upahnya juga."

Tob 12:2 Sahut Tobia: "Berapa banyaknya upah yang harus kuberikan, pak? Aku tidak menderita rugi sedikitpun, kalau kuberikan kepadanya separuh dari harta benda yang telah kubawa.

Tob 12:3 Dengan sehat walafiat aku telah diantar kembali olehnya, isteriku telah disembuhkan olehnya; iapun telah membawa uang itu bersama dengan aku dan ayah telah disembuhkannya pula. Berapa banyaknya upah yang mesti kuberikan karena itu?"

Tob 12:4 Berkatalah Tobit kepadanya: "Memang nak, sudah seadilnya ia diambilkan separuh dari segala sesuatunya yang telah dibawanya waktu datang."

Tob 12:5 Maka ia diapnggil dn Tobit berkata kepadanya: "Ambilah sebagai upahmu separuh dari segala sesuatunya yang kaubawa waktu datang, lalu engkau boleh pergi dengan selamat."

Tob 12:6 Tetapi Rafael meamnggil kedua orang itu sendiri-sendiri lalu berkata kepada mereka: "Pujilah Allah dan muliakanla Dia di depan mata semua orang yang hidup karena segala anugerah yang telah diberikanNya kepad kamu. Pujilah namaNya dan bernyanyi-nyanyilah kepadaNya. Wartakanlah kepada segala manusia perbuatan-perbuatan Allah sebagaimana layaknya. Jangan berayal memuliakan Dia.

Tob 12:7 Memang baiklah rahasia raja disembunyikan, tetapi pantaslah perbuatan Allah disingkapkan dan dimuliakan. Lakukanlah yang baik, niscaya malapetaka tidak akan menimpa kamu.

Tob 12:8 Lebih baiklah doa benar dan sedekah jujur daripada kekayaan yang lalim.

Tob 12:9 Memang sedekah melepaskan dari maut dan menghapus setiap dosa. Orang yang melakukan sedekah akan menjadi puas dengan umurnya.

Tob 12:10 Sebaliknya, orang yang berbuat dosa dan lalim menjadi seteru hidupnya sendiri.

Tob 12:11 Segenap kebenaran hendak kuwartakan kepada kamu dan tidak kusembunyikan apa-apa terhadap kamu. Sudah kutandaskan kepadamu: Baiklah rahasia raja disembunyikan, tetapi pantaslah perbuatan Allah disingkapkan.

Tob 12:12 Makanya, ketika engkau dan Sara berdoa maka ingatan akan doamu itu kusampaikan ke hadapan kemuliaan Tuhan. Dan demikianpun waktu engkau menguburkan orang-orang mati.

Tob 12:13 Ketika engkau tidak ayal-ayalan dan bangkit serta meninggalkan makananmu untuk pergi mengapani mayat itu, maka aku diutus untuk mencobai engkau.

Tob 12:14 Lagipula aku diutus oleh Allah untuk menyembuhkan baik engkau sendiri maupun Sara, menantumu.

Tob 12:15 Aku ini Rafael, satu dari ketujuh malaikat yang melayani di hadapan Tuhan yang mulia."

Tob 12:16 Maka terperanjatlah kedua orang itu lalu sujud menyembah dan ketakutan.

Tob 12:17 Tetapi berkatalah malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut; damai sejahtera dengan kamu. Pujilah Allah selama-lamanya!

Tob 12:18 Waktu aku ada dengan kamu, maka bukan karena kerelaanku sendirilah terjadi demikian, melainkan karena kehendak Allah. Maka pujilah Dia seumur hidup, bernyanyi-nyanyilah kepada-Nya!

Tob 12:19 Telah kamu perhatikan bahwa aku tidak makan apa-apa. Hanya suatu penglihatan yang kamu lihat.

Tob 12:20 Oleh sebab itu, pujilah Tuhan di atas bumi dan muliakanlah Allah! Camkanlah! Aku naik kepada Dia yang telah mengutus aku. Tuliskanlah semuanya yang telah terjadi pada kamu." Maka iapun naik juga.

Tob 12:21 Ketika bangkit mereka tidak dapat melihatnya lagi.

Tob 12:22 Kemudian mereka memuji Allah dan bernyanyi-nyanyi kepada-Nya serta memuliakan-Nya karena segala perbuatan-Nya yang besar itu. Sebab malaikat Allah telah menampakkan diri kepada mereka.

Tobit 11

Tob 11:1 Ketika mereka mendekati daerah Kaserin yang letaknya berhadapan dengan Niniwe berkatalah Rafael:

Tob 11:2 "Engkau tahu dengan keadaan bagaimanakah kita meninggalkan ayahmu.

Tob 11:3 Karena itu baiklah kita berdua mendahului isterimu untuk menyiapkan rumah itu, sedangkan yang lain-lain meneruskan perjalanannya."

Tob 11:4 Maka bertolaklah mereka berdua. Rafaelpun sudah berkata kepada Tobia: "Bawalah empedu itu juga." Adapun anjing itu mengikuti Rafael dan Tobia.

Tob 11:5 Dalam pada itu duduklah Hana mengamati jalan yang harus ditempuh oleh anaknya.

Tob 11:6 Iapun mendapati firasat bahwa anaknya tengah datang. Berkatalah Hana kepada ayah Tobia: "Sungguh anakmu telah datang dan juga orang yang menyertainya."

Tob 11:7 Sebelum Tobia mendekati ayahnya berkatalah Rafael kepadanya: "Aku yakin bahwa mata ayahmu akan dibuka."

Tob 11:8 Sapulah empedu ikan itu kepada matanya. Obat itu akan memakan dahulu, lalu mengelupaskan bintik-bintik putih itu dari matanya. Maka ayahmu akan melihat lagi dan memandang cahaya."

Tob 11:9 Adapun Hana bergegas-gegas mendekap anaknya, lalu berkatalah ia kepadanya: "Setelah engkau kulihat, anakku, maka mulai sekarang aku dapat mati." Maka ia menangis.

Tob 11:10 Tobitpun berdiri dan meskipun kakinya tersandung namun ia keluar dari pintu pelataran rumah.

Tob 11:11 Tobia menghampirinya dengan empedu ikan itu di tangan lalu ditiupinya mata Tobit. ditopangnya ayahnya dan kemudian berkatalah ia kepadanya: "Tetapkan hati, pak!" Selanjutnya obat itu dikenakannya padanya dan dibiarkannya sebentar.

Tob 11:12 Lalu dengan kedua tangannya dikelupaskannya sesuatu dari ujung-ujung matanya.

Tob 11:13 Maka Tobit mendekap Tobia sambil menangis. Katanya: "Aku melihat engkau, anakku, cahaya mataku!"

Tob 11:14 Ia menyambung pula: "Terpujilah Allah, terpujilah nama-Nya yang besar, terpujilah para malaikat-Nya yang kudus. Hendaklah nama Tuhan yang besar ada di atas kita dan terpujilah hendaknya segala malaikat untuk selama-lamanya. Sungguh aku telah disiksa oleh Tuhan, tetapi kulihat anakku Tobia!"

Tob 11:15 Kemudian masuklah Tobia ke rumah dengan sukacita sambil memuji Allah dengan segenap hatinya. Diceritakannya kepada ayahnya bahwa perjalanannya berhasil baik; bahwa ia telah membawa uang itu dan sudah mengambil Sara anak perempuan Raguel menjadi isterinya dan bahwa isterinya masih dalam perjalanan dan sudah dekat pada pintu gerbang kota Niniwe.

Tob 11:16 Maka keluarlah Tobit menjemput anak menantunya pada pintu gerbang kota Niniwe dengan sukacita seraya memuji Allah. Melihat Tobit berjalan dan maju dengan kekuatannya seperti dahulu tanpa diantar oleh siapapun maka tercengang-cenganglah penduduk kota Niniwe. Tobitpun lalu memaklumkan di hadapan mereka bahwa ia telah dikasihani oleh Allah yang telah mencelikkan matanya.

Tob 11:17 Akhirnya Tobit mendekati Sara, isteri anaknya Tobia, lalu diberkatinya dengan berkata: "Selamat datang, anakku. Terpujilah Allahmu yang mengantar engkau kepada kami, hai anakku! Tuhan memberkati ayahmu, memberkati anakku Tobia dan memberkati engkau sendiri, hai anakku. Masuklah ke rumahmu dengan selamat, dengan berkat dan gembira! Masuklah, hai anakku!"

Tob 11:18 Pada hari itu juga terjadilah kegembiraan untuk semua orang Yahudi yang diam di kota Niniwe.

Tob 11:19 Kemenakan Tobit, yaitu Ahikar dan Nadab, ikut bergembira pula dengan Tobit.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More